Babak 16 besar Piala Dunia 2026 mencapai penghujung dengan menyajikan dua pertandingan yang akan menentukan komposisi lengkap delapan besar. Sorotan utama tertuju pada duel Argentina melawan Mesir yang berlangsung di Atlanta, Amerika Serikat, Selasa (8/7/2026) pukul 23.00 WIB. Sementara satu tiket perempat final lainnya diperebutkan Swiss dan Kolombia yang bertanding di Vancouver, Kanada, Rabu (9/7/2026) dini hari WIB.
Pertandingan Argentina kontra Mesir menjadi laga yang paling dinantikan. Selain mempertaruhkan tiket menuju perempat final, duel ini juga mempertemukan dua pemain terbaik dunia, Lionel Messi dan Mohamed Salah, yang sama sama menjadi tumpuan tim masing masing sepanjang turnamen.
Messi Tajam, Salah Bawa Harapan Mesir
Messi kembali tampil impresif bersama Argentina pada Piala Dunia 2026. Kapten La Albiceleste itu telah mengoleksi tujuh gol hanya dalam empat pertandingan. Catatan tersebut membuatnya bersaing dengan Kylian Mbappe dan Erling Haaland dalam perebutan gelar pencetak gol terbanyak turnamen.
Bukan hanya produktif, Messi juga terus memperpanjang rekor pribadinya. Sejak membawa Argentina menjadi juara dunia pada edisi 2022, pemain berusia 39 tahun itu selalu mencetak gol dalam delapan pertandingan Piala Dunia secara beruntun. Hingga kini, koleksi golnya di ajang empat tahunan tersebut telah mencapai 20 gol.
Di kubu Mesir, Mohamed Salah menjadi sosok yang paling diandalkan. Penyerang berjuluk Egyptian King itu telah mencetak tiga gol sekaligus mengukuhkan diri sebagai pencetak gol terbanyak Mesir sepanjang sejarah Piala Dunia. Perannya juga sangat besar dalam membawa negaranya lolos ke fase gugur dan meraih kemenangan pertama di babak knockout setelah menyingkirkan Australia melalui adu penalti.
Pertandingan di Atlanta diprediksi memiliki makna emosional bagi kedua pemain. Hingga saat ini belum ada kepastian apakah Messi maupun Salah masih akan melanjutkan karier internasional setelah Piala Dunia 2026 sehingga laga ini berpotensi menjadi salah satu penampilan terakhir mereka di panggung sepak bola terbesar dunia.
Argentina Diminta Tetap Waspada
Meski berstatus juara bertahan, Argentina tidak ingin terlena. Pelatih Lionel Scaloni mengingatkan para pemainnya bahwa Piala Dunia 2026 dipenuhi hasil di luar dugaan sehingga setiap pertandingan harus dijalani dengan fokus penuh.
Pengalaman menghadapi Tanjung Verde pada babak sebelumnya menjadi pelajaran penting bagi Argentina. Saat itu, Messi dan kawan kawan dipaksa bermain hingga babak tambahan sebelum akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 3 2.
Sementara itu, pelatih Mesir Hossam Hassan menegaskan timnya datang tanpa rasa gentar menghadapi sang juara bertahan. Ia optimistis anak asuhnya mampu memberikan perlawanan sengit dan berusaha melanjutkan kejutan yang telah mereka ciptakan sejak fase gugur dimulai.
Swiss dan Kolombia Sama Sama Bidik Perempat Final
Pada pertandingan lainnya, Swiss akan berhadapan dengan Kolombia di Vancouver. Kedua tim memiliki ambisi yang sama, yakni mengamankan tiket menuju babak delapan besar.
Kolombia datang dengan modal kemenangan 1 0 atas Ghana pada fase sebelumnya dan berpeluang kembali menembus perempat final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 2014. Sementara Swiss masih dibayangi kondisi kebugaran beberapa pemain penting, seperti Johan Manzambi, Ruben Vargas, dan Djibril Sow, yang masih menjalani pemantauan tim medis menjelang pertandingan.
Dengan dua laga penentu ini, babak 16 besar Piala Dunia 2026 dipastikan berakhir dengan persaingan ketat. Tim yang mampu menjaga konsistensi dan memanfaatkan setiap peluang akan melangkah lebih dekat menuju impian mengangkat trofi juara dunia. (*)







