riview.id
  • HOME
  • Ri News
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • Ri Eksplore
    • Budaya
    • Pariwisata
    • Kuliner
  • Ri Kreatif
  • Ri Life
  • RiView Talk
  • POLITIK
  • HUKUM
  • EKBIS
  • EDUKASI
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • INSPIRASI
  • EVENT
  • UMKM
  • EDITORIAL
  • TEKNO & SAINS
  • E-Sport & Gaming
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • FOTO
No Result
View All Result
riview.id
No Result
View All Result

Presiden Prabowo Tegaskan Reformasi Ekonomi demi Kedaulatan dan Kesejahteraan

redaksi riview by redaksi riview
20 Mei 2026 18:53
in Ekbis
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Prabowo Subianto menegaskan perlunya perubahan mendasar dalam tata kelola ekonomi nasional saat berpidato di Rapat Paripurna DPR RI, Jakarta. Presiden menilai Indonesia memiliki kekayaan alam dan posisi strategis yang luar biasa, namun hasilnya belum sepenuhnya menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi rakyat.

Dalam pidatonya di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI pada Rabu, 20 Mei 2026, Presiden Prabowo menyebut Indonesia sesungguhnya memiliki modal besar untuk menjadi negara maju dan makmur. Letak geografis yang strategis, bonus demografi, hingga melimpahnya sumber daya alam dinilai menjadi kekuatan utama Indonesia di tengah dinamika ekonomi global.

Presiden menekankan bahwa jalur perdagangan internasional yang melintasi wilayah perairan Indonesia menjadi salah satu aset geopolitik penting yang harus dimanfaatkan secara optimal demi kepentingan nasional.

Soroti Pencurian Sumber Daya Laut

Selain membahas ekonomi, Kepala Negara juga memberi perhatian serius terhadap isu kedaulatan maritim. Presiden menyoroti masih maraknya praktik pencurian sumber daya laut oleh kapal asing di wilayah perairan Indonesia.

Menurutnya, pengawasan dan penegakan hukum di laut harus diperkuat agar kekayaan nasional tidak terus mengalir keluar secara ilegal. Prabowo menilai kedaulatan ekonomi tidak dapat dipisahkan dari kemampuan negara menjaga wilayah dan sumber dayanya sendiri.

“Tiap malam puluhan ribu kapal berbendera asing mengambil kekayaan kita secara ilegal, secara tidak sah. Harus kita tegakkan kedaulatan kita di lautan kita sendiri,” tegas Presiden.

Kekayaan Alam Besar, Kapasitas Fiskal Dinilai Belum Optimal

Dalam paparannya, Presiden juga menyinggung besarnya kontribusi komoditas strategis Indonesia terhadap devisa negara. Indonesia disebut menjadi eksportir terbesar minyak kelapa sawit dan batu bara dunia, sekaligus eksportir terbesar ferro alloy atau paduan besi.

Nilai ekspor minyak kelapa sawit pada 2025 disebut mencapai 23 miliar dolar AS atau sekitar Rp391 triliun. Sementara devisa ekspor batu bara tercatat sekitar 30 miliar dolar AS atau setara Rp510 triliun.

Namun di balik capaian tersebut, Presiden mempertanyakan mengapa kapasitas fiskal Indonesia masih tertinggal dibanding sejumlah negara lain, termasuk sesama anggota G20 maupun negara berkembang di kawasan Asia.

Prabowo menilai kondisi itu menunjukkan perlunya introspeksi besar dalam tata kelola ekonomi nasional, terutama terkait optimalisasi penerimaan negara.

Pertumbuhan Ekonomi Dinilai Belum Berkualitas

Presiden juga menyoroti paradoks pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi sekitar 35 persen dalam tujuh tahun terakhir belum sepenuhnya berdampak pada penguatan kelas menengah maupun penurunan angka kemiskinan.

Ia mempertanyakan mengapa pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi justru diikuti melemahnya daya beli sebagian masyarakat dan meningkatnya tekanan sosial ekonomi.

“Bagaimana bisa pertumbuhan 35 persen tapi kelas menengah menurun, kemiskinan meningkat,” kata Presiden di hadapan sidang paripurna.

Dalam pandangannya, persoalan tersebut mengindikasikan adanya masalah sistemik yang telah berlangsung selama puluhan tahun, mulai dari praktik under invoicing, transfer pricing, hingga penyelundupan yang menyebabkan aliran kekayaan nasional keluar dari Indonesia.

Indonesia Harus Berdaulat Menentukan Harga Komoditas

Presiden Prabowo juga menegaskan pentingnya kedaulatan dalam menentukan harga komoditas strategis nasional. Ia menilai Indonesia tidak boleh terus bergantung pada mekanisme harga yang ditentukan pihak luar untuk komoditas seperti kelapa sawit, nikel, emas, dan hasil tambang lainnya.

Menurut Presiden, negara yang memiliki sumber daya besar harus memiliki posisi tawar yang kuat dalam rantai ekonomi global.

“Saya tidak mau kelapa sawit kita harganya ditentukan oleh bangsa lain. Kita tentukan harga kita,” tegasnya.

Pidato tersebut menjadi sinyal kuat arah kebijakan pemerintahan Prabowo yang menitikberatkan pada penguatan kedaulatan ekonomi, reformasi tata kelola, serta pemanfaatan kekayaan nasional untuk sebesar-besarnya kesejahteraan rakyat. (*)

Tags: Ekonomi IndonesiaKedaulatan NasionalPrabowo Subianto
Previous Post

Dishub Jatim Bawa Transformasi Trans Jatim ke Forum Transportasi Dunia

Next Post

Domino Resmi Jadi Cabang Olahraga Nasional, ORADO Jatim Sambut Era Baru Prestasi

Next Post
edit post
Domino Resmi Jadi Cabang Olahraga Nasional, ORADO Jatim Sambut Era Baru Prestasi

Domino Resmi Jadi Cabang Olahraga Nasional, ORADO Jatim Sambut Era Baru Prestasi

edit post
Puncak Haji Dimulai, Jemaah Haji Indonesia Bersiap Bergerak ke Arafah

Puncak Haji Dimulai, Jemaah Haji Indonesia Bersiap Bergerak ke Arafah

25 Mei 2026 01:00
edit post
Tampilan futuristik Honda WN7

Honda WN7 Tampil Futuristik, Siap Ubah Tren Motor Listrik

14 Mei 2026 08:28
edit post
Asupan protein seimbang dinilai penting untuk menjaga massa otot, energi, dan kesehatan tubuh dalam aktivitas sehari-hari.

Protein Jadi Kunci Energi dan Massa Otot, Pakar Ingatkan Pentingnya Konsumsi Seimbang

11 Mei 2026 03:21
edit post
Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Nganjuk sebagai simbol penghormatan terhadap perjuangan buruh dan hak asasi manusia di Indonesia.

Museum Ibu Marsinah Diresmikan, Prabowo Tegaskan Dukungan bagi Buruh

16 Mei 2026 12:11
edit post
Prabowo Tegaskan Persatuan dan Politik Bebas Aktif Jadi Kekuatan Indonesia

Prabowo Tegaskan Persatuan dan Politik Bebas Aktif Jadi Kekuatan Indonesia

16 Mei 2026 13:54
edit post
Meta mulai memakai AI untuk mendeteksi usia pengguna Facebook dan Instagram guna melindungi remaja dan menghapus akun anak di bawah 13 tahun.

Meta Gunakan AI untuk Deteksi Usia Pengguna Facebook dan Instagram

14 Mei 2026 09:31
edit post
Cuaca Ekstrem di Tanah Suci, DPR Ingatkan Risiko Heatstroke bagi Jemaah Haji

Cuaca Ekstrem di Tanah Suci, DPR Ingatkan Risiko Heatstroke bagi Jemaah Haji

16 Mei 2026 16:57

Mengenal Selat Solo, Kuliner Legendaris yang Kaya Sejarah dan Rasa

26 Mei 2026 13:46

Presiden Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Dorong Ekonomi Desa

16 Mei 2026 16:33

Lebih dari 132 Ribu Jemaah Indonesia Tiba di Tanah Suci, Operasional Haji Terus Dipantau

11 Mei 2026 08:00

HGI dan Polda Sumbar Ingatkan Bahaya Pola Digital Tak Sehat

13 Mei 2026 09:35

Museum Ibu Marsinah Diresmikan, Prabowo Tegaskan Dukungan bagi Buruh

16 Mei 2026 12:11

Candi Ijo, Hidden Gem Yogyakarta dengan Sunset dan Sejarah Memukau

16 Mei 2026 17:09

BYD Percepat Dominasi Mobil Listrik Global Lewat Denza D9

20 April 2026 13:37

Setelah Madinah, Fokus Layanan Haji Indonesia Kini Mengarah ke Armuzna

16 Mei 2026 16:41

Kolaborasi HGI dan Polda Sumbar Dorong Ruang Digital Lebih Sehat

13 Mei 2026 09:39
riview.id

© 2026 RiView.id - Perspektif-Aktual-Inspirasi

Pilihan

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang RiView.id

Media Sosial

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • EKBIS
  • EDUKASI
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • INSPIRASI
  • EVENT
  • UMKM
  • EDITORIAL
  • TEKNO & SAINS
  • E-Sport & Gaming
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • FOTO

© 2026 RiView.id - Perspektif-Aktual-Inspirasi