riview.id
  • HOME
  • Ri News
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • Ri Eksplore
    • Budaya
    • Pariwisata
    • Kuliner
  • Ri Kreatif
  • Ri Life
  • RiView Talk
  • POLITIK
  • HUKUM
  • EKBIS
  • EDUKASI
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • INSPIRASI
  • EVENT
  • UMKM
  • EDITORIAL
  • TEKNO & SAINS
  • E-Sport & Gaming
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • FOTO
No Result
View All Result
riview.id
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Protein Jadi Kunci Energi dan Massa Otot, Pakar Ingatkan Pentingnya Konsumsi Seimbang

redaksi riview by redaksi riview
11 Mei 2026 03:21
in Kesehatan, Lifestyle
0
Asupan protein seimbang dinilai penting untuk menjaga massa otot, energi, dan kesehatan tubuh dalam aktivitas sehari-hari.
0
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Di tengah gaya hidup modern yang semakin padat dan dinamis, kebutuhan tubuh terhadap protein kini mendapat perhatian lebih besar dari para ahli kesehatan. Nutrisi ini tidak lagi dipandang sebatas pendukung pembentukan otot atlet, melainkan fondasi penting untuk menjaga energi, metabolisme, dan kualitas hidup sehari-hari.

Director of Sports Performance and Nutrition Education Herbalife, Dr. Krissy Ladner, menilai protein memiliki peran vital dalam membantu tubuh tetap kuat, aktif, dan tangguh menghadapi berbagai aktivitas harian.

Menurutnya, setiap gerakan tubuh, termasuk berjalan, bekerja, hingga berolahraga, memberikan tekanan pada jaringan otot. Karena itu, tubuh memerlukan asupan protein yang cukup agar proses pemulihan dan regenerasi otot dapat berlangsung optimal.

“Protein menjadi komponen utama dalam mempertahankan dan memperbaiki jaringan otot sehingga tubuh tetap mampu bergerak dan berfungsi dengan baik,” jelas Ladner dalam keterangannya di Jakarta.

Menjaga Metabolisme dan Energi Tetap Stabil

Ladner menjelaskan massa otot tanpa lemak memiliki kaitan erat dengan kesehatan metabolisme. Otot merupakan jaringan aktif yang memengaruhi bagaimana tubuh membakar dan menggunakan energi setiap hari.

Karena itu, menjaga kualitas dan jumlah massa otot tidak hanya penting bagi kebugaran fisik, tetapi juga berpengaruh terhadap stamina serta keseimbangan energi jangka panjang.

Ia menilai manfaat protein akan lebih maksimal jika dikonsumsi secara konsisten sepanjang hari, bukan hanya setelah olahraga. Distribusi protein yang merata dalam setiap waktu makan dinilai mampu membantu menjaga rasa kenyang lebih lama, menstabilkan energi, sekaligus mendukung pemulihan tubuh.

Pendekatan tersebut juga dianggap relevan bagi masyarakat modern yang memiliki mobilitas tinggi dan sering melewatkan pola makan seimbang akibat kesibukan.

Kombinasi Nutrisi Jadi Faktor Penting

Selain jumlah asupan, kualitas sumber protein juga menjadi perhatian utama. Ladner menyarankan masyarakat memilih protein berkualitas dari berbagai sumber agar kebutuhan asam amino esensial dapat terpenuhi secara optimal.

Sumber protein hewani seperti ikan, telur, unggas tanpa lemak, dan produk susu rendah lemak dinilai mudah diserap tubuh serta efektif membantu pemulihan otot.

Di sisi lain, protein nabati dari kacang-kacangan, kedelai, biji-bijian, dan gandum utuh juga memberikan manfaat tambahan berupa kandungan serat serta fitonutrien yang baik untuk kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Menurutnya, mengombinasikan protein dengan karbohidrat setelah aktivitas fisik juga membantu tubuh mengisi kembali cadangan energi sekaligus mempercepat proses perbaikan jaringan otot.

Penting Dijaga Sejak Usia Produktif

Ladner mengingatkan kebutuhan protein menjadi semakin penting seiring bertambahnya usia. Memasuki usia paruh baya, tubuh secara alami mulai mengalami penurunan kemampuan dalam mempertahankan massa otot.

Kondisi tersebut dapat berdampak pada kekuatan fisik, keseimbangan tubuh, hingga mobilitas harian jika tidak diimbangi pola makan yang tepat dan aktivitas fisik yang cukup.

Menjaga massa otot, menurutnya, bukan hanya berkaitan dengan performa olahraga, tetapi juga kemampuan menjalani aktivitas sederhana seperti menaiki tangga, membawa barang belanjaan, hingga menjaga keseimbangan tubuh saat bergerak.

Konsistensi Lebih Penting daripada Diet Ekstrem

Di tengah maraknya tren diet instan dan pola makan ekstrem, Ladner menilai pendekatan paling efektif justru terletak pada konsistensi. Kebiasaan sederhana seperti menambahkan sumber protein saat sarapan atau memilih camilan tinggi protein dapat membantu memenuhi kebutuhan harian tanpa terasa membebani.

Bagi masyarakat dengan jadwal padat, smoothie, shake, atau makanan praktis tinggi protein juga dapat menjadi solusi untuk menjaga asupan nutrisi tetap seimbang.

Menurutnya, pola konsumsi protein yang stabil dan terukur dapat menjadi investasi penting untuk menjaga tubuh tetap aktif, sehat, dan produktif dalam jangka panjang.

Tags: kesehatan tubuhprotein
Previous Post

Ancaman Siber Meningkat, Bersihkan Jejak Digital untuk Kurangi Risiko Peretasan

Next Post

Sudah Ada Sejak Abad ke-10, Pecel Jadi Kuliner Legendaris Nusantara

Next Post
edit post
Sudah Ada Sejak Abad ke-10, Pecel Jadi Kuliner Legendaris Nusantara

Sudah Ada Sejak Abad ke-10, Pecel Jadi Kuliner Legendaris Nusantara

edit post
Setelah Madinah, Fokus Layanan Haji Indonesia Kini Mengarah ke Armuzna

Setelah Madinah, Fokus Layanan Haji Indonesia Kini Mengarah ke Armuzna

16 Mei 2026 16:41
edit post
Cuaca Ekstrem di Tanah Suci, DPR Ingatkan Risiko Heatstroke bagi Jemaah Haji

Cuaca Ekstrem di Tanah Suci, DPR Ingatkan Risiko Heatstroke bagi Jemaah Haji

16 Mei 2026 16:57
edit post
Cristiano Ronaldo resmi mengakhiri kariernya di Piala Dunia setelah Portugal tersingkir. Ia meninggalkan rekor bersejarah dan warisan besar bagi sepak bola dunia.

Tangis Tak Terlihat, Ronaldo Akhiri Kiprah Enam Piala Dunia Bersama Portugal

7 Juli 2026 17:25
edit post
Tiban Sodo Purwo Hidupkan Semangat Pelestarian Budaya di Banyuwangi

Tiban Sodo Purwo Hidupkan Semangat Pelestarian Budaya di Banyuwangi

16 Mei 2026 17:03
edit post
Spanyol Singkirkan Portugal, Gol Dramatis Merino Akhiri Mimpi Ronaldo di Piala Dunia 2026

Spanyol Singkirkan Portugal, Gol Dramatis Merino Akhiri Mimpi Ronaldo di Piala Dunia 2026

7 Juli 2026 06:05
edit post
Sering Dianggap Lebih Sehat, Benarkah Kentang Lebih Aman daripada Nasi untuk Gula Darah?

Sering Dianggap Lebih Sehat, Benarkah Kentang Lebih Aman daripada Nasi untuk Gula Darah?

8 Juli 2026 19:56
edit post
Presiden Prabowo Bahas Antisipasi Krisis Ekonomi Bersama Tokoh Senior Nasional

Presiden Prabowo Bahas Antisipasi Krisis Ekonomi Bersama Tokoh Senior Nasional

22 Mei 2026 21:45

Garuda Calling! Kombinasi Talenta Muda dan Bintang Diaspora Timnas

23 Mei 2026 02:07

Brasil Waspadai Ketajaman Haaland, Ancelotti Pastikan Timnya Siap Hadapi Norwegia

5 Juli 2026 19:46

Setelah Madinah, Fokus Layanan Haji Indonesia Kini Mengarah ke Armuzna

16 Mei 2026 16:41

Korea Selatan Bangkit dan Raih Kemenangan Dramatis di Laga Perdana Piala Dunia 2026

12 Juni 2026 11:31

Drama Adu Penalti, Swiss Hentikan Kolombia dan Siap Hadapi Argentina

8 Juli 2026 06:36

Stadion Azteca Bergemuruh, Meksiko Awali Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan

12 Juni 2026 08:25

Kolaborasi HGI dan Polda Sumbar Dorong Ruang Digital Lebih Sehat

13 Mei 2026 09:39

Nasi Jagung, Warisan Kuliner Nusantara yang Sarat Filosofi dan Kaya Manfaat Kesehatan

5 Juli 2026 20:25

Brasil Tersingkir! Dua Gol Erling Haaland Bawa Norwegia Lolos ke Delapan Besar

6 Juli 2026 06:20
riview.id

© 2026 RiView.id - Perspektif-Aktual-Inspirasi

Pilihan

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang RiView.id

Media Sosial

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • EKBIS
  • EDUKASI
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • INSPIRASI
  • EVENT
  • UMKM
  • EDITORIAL
  • TEKNO & SAINS
  • E-Sport & Gaming
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • FOTO

© 2026 RiView.id - Perspektif-Aktual-Inspirasi