riview.id
  • HOME
  • Ri News
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • Ri Eksplore
    • Budaya
    • Pariwisata
    • Kuliner
  • Ri Kreatif
  • Ri Life
  • RiView Talk
  • POLITIK
  • HUKUM
  • EKBIS
  • EDUKASI
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • INSPIRASI
  • EVENT
  • UMKM
  • EDITORIAL
  • TEKNO & SAINS
  • E-Sport & Gaming
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • FOTO
No Result
View All Result
riview.id
No Result
View All Result
Home Ekbis

Presiden Prabowo Bahas Antisipasi Krisis Ekonomi Bersama Tokoh Senior Nasional

redaksi riview by redaksi riview
22 Mei 2026 21:45
in Ekbis
0
Presiden Prabowo Bahas Antisipasi Krisis Ekonomi Bersama Tokoh Senior Nasional

Prabowo Subianto menerima tokoh ekonomi nasional di Istana Kepresidenan untuk membahas strategi menjaga stabilitas ekonomi Indonesia. (Foto: BPMI Setpres)

0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Prabowo Subianto mengumpulkan sejumlah tokoh ekonomi senior di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta guna membahas langkah antisipatif menghadapi dinamika ekonomi global. Pertemuan tersebut menyoroti pengalaman Indonesia melewati berbagai krisis ekonomi sekaligus memperkuat kesiapan pemerintah menjaga stabilitas sektor keuangan nasional.

Pertemuan yang berlangsung pada Jumat, 22 Mei 2026 itu dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Hadir pula sejumlah tokoh yang pernah menduduki posisi strategis di bidang ekonomi dan moneter, seperti Burhanuddin Abdullah, Paskah Suzetta, serta Lukita Dinarsyah Tuwo.

Menurut Airlangga, para tokoh senior tersebut berbagi pengalaman ketika Indonesia menghadapi tekanan ekonomi global pada 2008, termasuk lonjakan harga minyak dunia, tekanan inflasi, hingga gejolak nilai tukar rupiah.

“Di tahun 2005 ada krisis minyak di mana harga minyak bisa naik sampai 140 dolar AS per barel,” kata Airlangga dalam keterangannya usai pertemuan.

Fundamental Ekonomi Dinilai Lebih Kuat

Dalam diskusi tersebut, pemerintah menilai kondisi makro ekonomi Indonesia saat ini relatif lebih stabil dibanding sejumlah periode krisis sebelumnya. Airlangga menyebut fundamental ekonomi nasional berada dalam kondisi lebih kuat, termasuk dari sisi ketahanan sektor keuangan dan stabilitas nilai tukar.

Ia menjelaskan bahwa depresiasi rupiah saat ini masih berada di kisaran sekitar 5 persen, jauh lebih rendah dibanding tekanan yang pernah terjadi pada masa-masa krisis terdahulu.

Pandangan tersebut menjadi salah satu dasar optimisme pemerintah bahwa Indonesia memiliki kapasitas lebih baik dalam menghadapi ketidakpastian global, mulai dari konflik geopolitik, fluktuasi harga energi, hingga perlambatan ekonomi dunia.

Penguatan Regulasi dan Sektor Perbankan

Selain membahas pengalaman masa lalu, Presiden Prabowo juga meminta jajaran ekonomi pemerintah untuk terus memantau regulasi yang berkaitan dengan penguatan stabilitas sistem keuangan nasional.

Menurut Airlangga, Presiden menekankan pentingnya menjaga prinsip prudensial perbankan agar sektor keuangan tetap sehat dan mampu menghadapi berbagai potensi tekanan eksternal.

“Bapak Presiden meminta kami, Menteri Keuangan, untuk memonitor bagaimana regulasi-regulasi untuk memperkuat situasi finansial dan juga menjaga prudensial dari perbankan kita,” jelasnya.

Pemerintah juga mulai mengkaji penguatan permodalan perbankan nasional. Langkah tersebut dinilai penting mengingat jumlah institusi perbankan di Indonesia cukup besar dan membutuhkan ketahanan modal yang memadai untuk menghadapi perubahan global yang bergerak cepat.

Pendekatan Berbasis Pengalaman dan Kewaspadaan

Pertemuan ini mencerminkan pendekatan pemerintahan Prabowo yang mengedepankan kombinasi pengalaman, kehati-hatian, dan penguatan fundamental ekonomi sebagai strategi utama menjaga stabilitas nasional.

Di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian, pemerintah berupaya memastikan Indonesia tetap adaptif tanpa kehilangan momentum pertumbuhan. Dialog dengan tokoh ekonomi lintas generasi juga dipandang penting untuk memperkaya perspektif dalam merumuskan kebijakan jangka panjang.

Langkah tersebut sekaligus menunjukkan bahwa stabilitas ekonomi tidak hanya dibangun melalui respons jangka pendek, tetapi juga melalui kesiapan institusi, penguatan regulasi, dan kemampuan membaca risiko sejak dini. (*)

Tags: Ekonomi IndonesiaKrisis GlobalPrabowo Subianto
Previous Post

BTS Konser 2 Hari di GBK, Ini Harga Tiket dan Jadwal War Resminya

Next Post

Garuda Calling! Kombinasi Talenta Muda dan Bintang Diaspora Timnas

Next Post
edit post
Garuda Calling! Kombinasi Talenta Muda dan Bintang Diaspora Timnas

Garuda Calling! Kombinasi Talenta Muda dan Bintang Diaspora Timnas

edit post
“Goals” Jadi Theme Song Piala Dunia 2026, Lisa BLACKPINK Tampil Global

“Goals” Jadi Theme Song Piala Dunia 2026, Lisa BLACKPINK Tampil Global

23 Mei 2026 11:50
edit post
Putusan MK Soal Sekolah Swasta Gratis Berlaku, DPRD Jatim Minta Regulasi Segera Disiapkan

Putusan MK Soal Sekolah Swasta Gratis Berlaku, DPRD Jatim Minta Regulasi Segera Disiapkan

8 Juli 2026 19:44
edit post
Pelatih tim nasional Meksiko Javier Aguirre (Foto: AFP/JAIME REINA)

Meksiko Siap Ukir Sejarah Kontra Inggris, Javier Aguirre Bidik Tiket Perempat Final Piala Dunia 2026

5 Juli 2026 15:51
edit post
Swiss mengalahkan Kolombia lewat adu penalti dan lolos ke perempat final Piala Dunia 2026. Gregor Kobel tampil sebagai pahlawan sebelum menghadapi Argentina.

Drama Adu Penalti, Swiss Hentikan Kolombia dan Siap Hadapi Argentina

8 Juli 2026 06:36
edit post
Pemkot Surabaya Bangun Mini Bozem di Exit Tol Margomulyo Tandes untuk Kurangi Genangan

Pemkot Surabaya Bangun Mini Bozem di Exit Tol Margomulyo Tandes untuk Kurangi Genangan

5 Juli 2026 20:19
edit post
Jepang Perkuat Kerja Sama dengan Indonesia Hadapi Maraknya Situs Manga Bajakan

Jepang Perkuat Kerja Sama dengan Indonesia Hadapi Maraknya Situs Manga Bajakan

5 Juli 2026 20:15
edit post
Jepang Perkuat Kerja Sama dengan Indonesia Hadapi Maraknya Situs Manga Bajakan

Jepang Perkuat Kerja Sama dengan Indonesia Hadapi Maraknya Situs Manga Bajakan

5 Juli 2026 20:15

Daftar 8 Tim Perempat Final Piala Dunia 2026, Empat Laga Panas Siap Tersaji

8 Juli 2026 11:54

Festival Banjari Nasional Digelar Disidoarjo, Adela Kanasya Dorong Pelestarian Seni Budaya Islam

20 Juli 2026 20:13

Domino Resmi Jadi Cabang Olahraga Nasional, ORADO Jatim Sambut Era Baru Prestasi

21 Mei 2026 19:43

Garuda Calling! Kombinasi Talenta Muda dan Bintang Diaspora Timnas

23 Mei 2026 02:07

Cuaca Ekstrem di Tanah Suci, DPR Ingatkan Risiko Heatstroke bagi Jemaah Haji

16 Mei 2026 16:57

Spanyol Singkirkan Portugal, Gol Dramatis Merino Akhiri Mimpi Ronaldo di Piala Dunia 2026

7 Juli 2026 06:05

Ratusan Ribu Warga Iringi Shalat Jenazah Ali Khamenei, Iran Gelar Prosesi Pemakaman Bertahap hingga 9 Juli

5 Juli 2026 20:09

Motorola Razr 2026 Siap Ramaikan Pasar Ponsel Lipat Global

14 Mei 2026 11:23

Lebih dari 132 Ribu Jemaah Indonesia Tiba di Tanah Suci, Operasional Haji Terus Dipantau

11 Mei 2026 08:00
riview.id

© 2026 RiView.id - Perspektif-Aktual-Inspirasi

Pilihan

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang RiView.id

Media Sosial

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • EKBIS
  • EDUKASI
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF
  • INSPIRASI
  • EVENT
  • UMKM
  • EDITORIAL
  • TEKNO & SAINS
  • E-Sport & Gaming
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • FOTO

© 2026 RiView.id - Perspektif-Aktual-Inspirasi