Pengakuan resmi domino sebagai cabang olahraga nasional menjadi titik balik penting bagi perkembangan olahraga berbasis strategi di Indonesia. Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Jawa Timur menilai keputusan KONI Pusat itu bukan sekadar legitimasi organisasi, melainkan awal lahirnya ekosistem pembinaan atlet domino yang lebih profesional, kompetitif, dan berorientasi prestasi.
Momentum Baru Dunia Olahraga Strategi
Ketua ORADO Jawa Timur, Mahenda Abdillah Kamil, menyampaikan apresiasi atas keputusan KONI Pusat yang menetapkan ORADO sebagai anggota resmi sekaligus mengakui domino sebagai cabang olahraga nasional. Baginya, keputusan tersebut membuka babak baru bagi olahraga domino yang selama ini berkembang luas di masyarakat namun belum memiliki ruang kompetisi formal yang terstruktur secara nasional.
Menurut Mahenda, pengakuan dari KONI menghadirkan kepastian arah pembinaan sekaligus mempertegas posisi domino sebagai olahraga yang mengandalkan kemampuan berpikir strategis, konsentrasi, dan ketepatan mengambil keputusan. Domino kini dinilai telah melampaui stigma permainan rekreasi semata dan berkembang menjadi cabang kompetitif dengan sistem pertandingan yang semakin profesional.
Ia juga menyoroti peran Pengurus Besar ORADO yang dinilai konsisten memperjuangkan legalitas dan pengakuan domino di tingkat nasional. Proses panjang tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah domino resmi masuk dalam struktur olahraga prestasi Indonesia.
Pembinaan Atlet Mulai Diperkuat

Masuknya ORADO ke dalam keanggotaan KONI diyakini akan mempercepat pembinaan atlet di berbagai daerah. Jawa Timur menjadi salah satu wilayah yang mulai mempersiapkan langkah strategis untuk membangun sistem pelatihan dan kompetisi berjenjang.
ORADO Jatim menargetkan penguatan pembinaan sejak tingkat kabupaten dan kota guna menghadapi agenda olahraga mendatang, termasuk Kejuaraan Provinsi Jawa Timur 2027 hingga persiapan menuju PON 2028. Langkah tersebut dianggap penting agar atlet domino daerah memiliki ruang pengembangan kemampuan secara berkelanjutan.
Tak hanya fokus pada kompetisi, ORADO juga berupaya membangun sinergi dengan pemerintah daerah, KONI setempat, serta berbagai komunitas olahraga untuk memperluas edukasi mengenai domino sebagai olahraga intelektual yang bernilai positif.
Potensi Besar Melahirkan Atlet Prestasi
Mahenda optimistis domino memiliki masa depan cerah di Indonesia karena dekat dengan budaya masyarakat dan mudah dimainkan lintas generasi. Di sisi lain, olahraga ini juga dinilai efektif melatih fokus, ketelitian, kemampuan membaca situasi, hingga strategi berpikir cepat.
Dengan pengakuan resmi dari KONI, domino kini memiliki peluang lebih besar untuk berkembang menjadi cabang olahraga prestasi yang mampu melahirkan atlet kompetitif di tingkat nasional. Kondisi itu sekaligus membuka ruang lahirnya turnamen yang lebih profesional serta sistem regenerasi atlet yang lebih terarah.
Ke depan, ORADO Jatim berharap domino tidak hanya dikenal sebagai hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi olahraga yang mampu membawa prestasi dan memperkuat budaya sportivitas berbasis kecerdasan. (*)







