BANDUNG – Persib Bandung kembali menegaskan dominasinya di sepak bola nasional setelah memastikan gelar juara BRI Super League 2025/2026. Hasil imbang tanpa gol melawan Persijap Jepara pada pekan terakhir sudah cukup membawa Maung Bandung berdiri di podium tertinggi kompetisi musim ini.
Bermain di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu sore WIB, Persib tampil agresif sejak awal laga di hadapan ribuan Bobotoh yang memadati tribune stadion. Meski gagal mencetak gol, tambahan satu poin memastikan tim asuhan Bojan Hodak mengunci gelar juara secara dramatis.
Pada pertandingan penutup musim, Persib tidak diperkuat kapten tim Marc Klok akibat akumulasi kartu kuning. Namun, lini tengah dan depan tetap dihuni pemain-pemain penting seperti Thom Haye, Adam Alis, dan Beckham Putra.
Di kubu tamu, Persijap Jepara datang dengan kekuatan terbaik. Nama-nama seperti Diogo Brito, Najeeb Yakubu, Borja Martinez, Carlos Franca, hingga Iker Guarrotxena langsung dipercaya tampil sejak menit awal.
Persib Dominan, Persijap Bertahan Solid
Sejak peluit pertama dibunyikan, Persib langsung mengambil inisiatif serangan. Peluang pertama hadir lewat penetrasi Beckham Putra dari sisi kanan, tetapi penyelesaian akhir Thom Haye masih belum menemui sasaran.
Tekanan demi tekanan terus dilancarkan Maung Bandung sepanjang babak pertama. Namun, rapatnya lini pertahanan Persijap serta performa impresif penjaga gawang Muhammad Ardiansyah membuat peluang Persib gagal berbuah gol.
Persijap sendiri beberapa kali mampu menghadirkan ancaman lewat serangan balik cepat. Meski demikian, lini belakang Persib yang dikawal Teja Paku Alam tampil disiplin dalam mengantisipasi setiap peluang lawan.
Memasuki babak kedua, intensitas permainan Persib semakin meningkat. Dukungan penuh Bobotoh membuat tempo pertandingan terus terjaga. Akan tetapi, hingga laga memasuki menit-menit akhir, kebuntuan tetap tidak terpecahkan.
Saat wasit meniup peluit panjang, skor 0-0 tetap bertahan. Meski tanpa kemenangan, suasana GBLA langsung berubah menjadi lautan perayaan setelah Persib resmi memastikan gelar juara di depan pendukung sendiri.
Hattrick Juara dan Dominasi Bojan Hodak
Trofi musim ini menjadi sangat spesial bagi Persib karena menandai keberhasilan mereka mencatatkan hattrick juara di era Liga Indonesia. Sebelumnya, Persib juga sukses menjadi kampiun pada musim 2023/2024 dan 2024/2025.
Keberhasilan tersebut semakin mempertegas kualitas Bojan Hodak sebagai salah satu pelatih tersukses dalam sejarah modern Persib. Pelatih asal Kroasia itu mampu menjaga konsistensi tim di tengah ketatnya persaingan kompetisi nasional.
Pada klasemen akhir BRI Super League 2025/2026, Persib mengoleksi 79 poin dari 34 pertandingan dengan catatan 24 kemenangan, tujuh hasil imbang, dan hanya tiga kali kalah sepanjang musim.
Jumlah poin Persib sebenarnya identik dengan Borneo FC yang pada laga terakhir menang telak 7-1 atas Malut United. Namun, Maung Bandung berhak finis di puncak klasemen berkat keunggulan head to head atas rival terdekatnya tersebut.
Kesuksesan ini tidak hanya menjadi pencapaian penting bagi klub, tetapi juga memperlihatkan stabilitas Persib sebagai kekuatan utama sepak bola Indonesia dalam beberapa musim terakhir. (*)







